menanam secara hidrophonik

HIDROPONIK


Apabila kita mendengar Hidroponik tentunya yang terlintas dalam pikiran kita adalah cara menanam buah atau sayuran bukan di atas tanah melainkan menggunakan tempat lain seperti (batu-batu, arang, abu sekam dll). Tanaman hidroponik biasa kita temui di lingkungan perumahan daerah perkotaan, mengapa demikian…? jawabnya mudah saja karena tanah di kota terbatas dan kalaupun ada harganya relatif mahal, maka dari itu orang-orang mencari cara agar bisa bercocok tanam dengan lahan yang terbatas yaitu dengan cara HIDROPONIK.


Apakah Hidroponik .. ?

Percobaan tentang ilmu nutrisi sudah dimulai sejak abad ke 16 dengan mengembangkan pertanian hidroponik dan sejak saat itu pertanian high-technology ini semakin populer dan dikenal di seluruh dunia. Hidroponik berasal dari bahasa Latin hydros yang berarti air dan phonos yang berarti kerja. Hidroponik arti harfiahnya adalah kerja air. Bertanam secara hidroponik kemudian dikenal dengan bertanam tanpa medium tanah (soilless cultivation, soilless culture). Pada awalnya bertanam secara hidroponik menggunakan wadah yang hanya berisi air yang telah dicampur dengan pupuk, baik pupuk mikro maupun pupuk makro.
Pada perkembangannya, bertanam hidroponik meliputi berbagai cara yaitu bertanam tanpa medium tanah, tidak hanya menggunakan wadah yang hanya diisi air berpupuk saja. Medium pasir, perlite, zeolit, rockwool, sabut kelapa, adalah beberapa bahan yang digunakan oleh para praktisi di dunia dalam bertanam secara hidroponik. Merupakan aplikasi teknologi untuk menaikkan produktivitas tanaman pangan dalam rangka mencukupi kebutuhan seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk. Hidroponik dapat diterapkan pada sayuran, bunga, buah dsb.


Beda tanam Hidroponik dengan tanam Organik

HIDROPONIK
- Tidak butuh lahan luas
- Nutrisi (pupuk) dpt dibuat langsung sesuai
dgn kebutuhan tanaman

ORGANIK (pertanian tradisional /konvensional)
- Butuh lahan luas.

- Nutrisi tergantung pd lingkungan (tanah) dan mikrobia yg mengubah nutrisi sesuai kebutuhan tanaman.


Keunggula
n dan kelemahan hidroponik
Keunggulan
- Tanaman mudah diperbaharui tanpa tergantung
kondisi lahan dan musim
- Pertumbuhan dan kualitas panen dapat diatur
- Hemat tenaga kerja - Produk bersih dan lebih higienis
- Hemat air dan pupuk (aman untuk kelestarian
lingkungan)
- Masa tanam lebih singkat
- Biaya operasional murah


Kelemahan- Biaya investasi awal lebih mahal
- Sangat dipengaruhi oleh konsentrasi dan komposisi pupuk, pH, dan suhu

Sistim Hidroponik

1. Prinsip dasar hidroponik adalah memberikan bahan makanan dalam larutan mineral atau nutrisi
yang diperlukan tanaman dengan cara siram atau diteteskan.

2. Melalui teknik ini dapat dipelihara lebih banyak tanaman dalam satuan ruang yang lebih sempit.
Bahkan, tanpa media tanah dapat dipelihara sejumlah tanaman lebih produktif.

3. Sistem hidroponik bebas pestisida sehingga tidak ada serangan hama dan penyakit.

4. Aeroponik adalah modifikasi hidrop
onik terbaru. Tanaman diletakkan di atas styrofoam hingga
akarnya menggantung.


HIDROPONIK SISTEM DEEP FLOW TECHNIQUE (KULTUR TERENDAM) atau AEROPONIK













Bagaimana cara perawatannya ?

Cara tanam Aeroponik sangat praktis terutama bagi yang tidak mempunyai waktu banyak alias orang sibuk, karena kita tidak perlu lagi terikat oleh suatu kegiatan rutin menyirami tanaman apalagi nyangkul tanah, perawatannya sangat mudah karena hidroponik dengan sistim kultur terendam hanya memanfaatkan sirkulasi air, hal ini sudah dapat dilakukan dengan menggunakan TIMER yang kita atur sendiri penggunaannya kemudian secara otomatis akan melakukan sirkulasi air yg dibutuhkan (praktis kan…?),tidak usah repot-repot menyirami, memberikan pupuk, baju tidak kotor, hemat tenaga , semua sudah diatur secara otomatis.


Berapa luas lahan yg harus disiapkan ?

Tidak memerlukan lahan yang luas cukup manfaatkan di pekarangan rumah atau di belakang rumah.

Berapa besar modal awal yg harus disiapkan ?

Seperti telah dibahas sebelumnya bahwa modal yang dikeluarkan untuk memulai usaha hidroponik memang cukup besar, tetapi hal tersebut terasa berat pada saat awal saja untuk penyiapan alat-alat dan media tanam, karena untuk selanjutnya hanya mengeluarkan biaya untuk bibit tanaman dan pupuk saja. Apabila kita lakukan dengan serius tentunya ini merupakan salahsatu alternative peluang usaha yang menggiurkan untuk pemasukan tambahan diluar gaji rutin dengan memanfaatkan waktu luang yang ada.




SELAMAT MENCOBA

vertikulture

Budidaya Tanaman Scr Vertikulture

Vertikultur diambil dari istilah verticulture dalam bahasa lnggris (vertical dan culture) artinya sistem budidaya pertanian yang dilakukan secara vertikal atau bertingkat.



PENGERTIAN VERTIKULTUR



Vertikultur diambil dari istilah verticulture dalam bahasa lnggris (vertical dan culture) artinya sistem budidaya pertanian yang dilakukan secara vertikal atau bertingkat. Cara bercocok tanam secara vertikultur ini sebenarnya sama saja dengan bercocok tanam di kebun atau di sawah. Perbedaannya terletak pada lahan yang digunakan. Misalnya, lahan 1 meter mungkin hanya bisa untuk menanam 5 batang tanaman. Dengan sistem vertikal bisa untuk 20 batang tanaman.



Banyak sedikitnya tanaman yang akan kita budidayakan bergantung pada model wadah yang kita gunakan.




Untuk tanaman yang memerlukan banyak sinar matahari, seperti cabai, tomat, terong, dan sawi hendaknya diletakkan di posisi bagian atas. Sedangkan tanaman ginseng, kangkung, dan seledri bisa di bagian tengah atau bawah.



Sistem vertikultur ini sangat cocok diterapkan bagi petani atau perorangan yang mempunyai lahan sempit, namun ingin menanam tanaman sebanyak-banyaknya. Selain tanaman sayuran, kita bisa juga menanam tanaman hias.



BUDIDAYA TANAMAN SECARA VERTIKULTUR



Untuk memulai budidaya tanaman secara vertikultur sebenarnya tidak perlu direpotkan dengan peralatan dan bahan yang akan menghabiskan biaya yang besar, yang penting wadah yang dipakai dapat menyediakan ruang tumbuh yang baik bagi tanaman. Namun terkadang kita ingin hasilnya nanti tidak hanya berupa panen tapi juga keindahan tanaman yang ditanam secara vertikultur dan struktur bangunan/wadah tanam tahan lama. Untuk alasan-alasan itu maka cara berikut ini dapat dipakai.



Alat yang diperlukan adalah sebagai berikut :



- gergaji/parang

- palu

- paku

- tang

- gunting

- cangkul

- sekop

- gembor

- kayu



Bahan yang diperlukan adalah sebagai berikut :





- pralon, bambu, talang, atau papan

- kaso

- reng

- plastik bening

- pupuk kandang

- tanah gembur

- sekam, serutan, atau gergaji kayu

- kotak semai untuk benih



Banyak sedikitnya alat dan bahan yang digunakan bergantung pada bangunan dan model wadah yang akan kita pilih. Ukuran panjang-pendek, tinggi-rendah, serta besar kecilnya tergantung lahan yang kita miliki. Kalau kita ingin membuat, sebaiknya diserahkan tukang kayu, karena biasanya begitu melihat gambar, mereka sudah bisa memperkirakan ukurannya sesuai dengan keinginan kita.



Untuk kesempatan kali ini, secara khusus akan dijelaskan wadah tanaman dan pralon bulat dengan posisi berdiri. Wadah ini bisa diletakkan di mana saja asal kena sinar matahari. Bisa untuk menanam sayur, tanaman hias ataupun anggrek. Wadah ini sangat cocok untuk lahan yang sangat terbatas dan apabila pandai mengaturnya bisa menjadi satu karya seni yang indah.



Di toko material biasa dijual pralon batangan. Setiap batang berdiameter 4 (empat) meter. Belilah pralon yang tidak terlalu tebal. Siapkan gergaji besi, penggaris atau meteran, lampu teplok, kayu bulat, dan sarung tangan. Untuk mempermndah bisa juga ditambahkan cat dengan warna sesuai selera.



Cara Pembuatannya:



- Ukur terlebih dulu jarak lubangnya, misalnya 10 sampai dengan 15 cm.

- Tandai silang dengan pensil sepanjang 10 cm.

- Dari batas 10 cm tersebut ukur naik 10 cm.

- Lakukan seterusnya sehingga sampai ujung pralon.

- Gergajilah setiap tanda silang dengan lebar 10 cm.

- Siapkan lampu teplok.

- Pralon yang sudah digergaji dipanaskan dengan lampu teplok.

- Bila sudah agak lembek, cepat tekan ke dalam dengan besi atau kayu bulat.

- Bagian atas ditekan ke dalam untuk menahan tanah / akar tanaman.

- Bagian bawah ditekan keluar.

- Agar bisa berdiri tegak, bagian bawah bisa di cor permanen atau bisa pula diberi pemberat semen dengan wadah kaleng atau pot.



Setelah lubang tanam selesai dibuat, siapkan gembur, pasir, dan kompos dengan ukuran 1 : 1 : 1 dan bisa ditambahkan pupuk urea. Biarkan selama lebih kurang 1 minggu dengan setiap kali disiram air dari lubang atas.



Pada dasarnya semua tanaman bisa ditanam wadah pralon. Namun, sebaiknya hal itu dilakukan untuk tanaman yang tingginya kurang dari satu meter. Untuk tanaman yang tidak membutuhkan banyak air dan banyak sinar matahari, bisa ditanam di lubang atas dan perlu banyak air di bagian bawah. Misalnya di bagian atas cabai, di tengah seledri, dan bawah ginseng atau katuk.



Kita harus pula sering menambahkan kompos atau tanah gembur di setiap lubang apabila media tanahnya berkurang. Apabila Anda punya sisa-sisa pralon bekas membangun rumah, jangan dibuang. Itu bisa dijadikan menjadi wadah tanam yang indah dan unik.



Selain pembuatan lubang pralon seperti di atas bisa juga pralon dibuat lubang bulat-bulat kecil dengan cara dibor mengelilingi pralon. Untuk model ini sebaiknya menggunakan media yang ringan seperti sekam atau serutan yang sudah steril.



Untuk menciptakan sawah atau kebun mini, selain pralon berdiri bisa juga menggunakan sarana talang yang dibuatkan silangan kayu untuk meletakkan pralon tersebut. Kita bisa pula mengkombinasikan tabulampot (tanaman buah dalam pot). Bisa pula merancang pagar rumah menjadi pot memanjang atau membuat pot-pot menempel di tembok. Apabila dana belum mencukupi untuk membuat cor beton, kita bisa pula bercocok tanam di atas genting.



Pandai-pandailah memanfaatkan lahan di pekarangan / halaman kita untuk berbagai tanaman produktif atau tanaman obat. Di rumah yang sudah tak ada tanah kosong karena dipenuhi bangunan, atap kamar dan pagar rumah serta lokasi di atas got dapat dimanfaatkan untuk lahan pertanian. Mulai dari tanaman sayuran, tanaman obat sampai ke tanaman buah-buahan bisa dimiliki. Di atas kamar, setengah lahan dapat diletakkan pralon berdiri dan talang-talang air yang dibuat bersusun untuk tanaman sayuran. Setengahnya lagi dipakai untuk meletakkan tanaman buah dengan model bersusun. Semuanya bisa tumbuh subur bersamaan kalau kita telaten merawat dan memberikan kasih sayang.



PEMELIHARAAN TANAMAN



Tanaman juga memerlukan perawatan, seperti halnya makhluk hidup yang lain. Tanaman memerlukan perhatian dan kasih sayang. Selain penyiraman dilakukan setiap hari juga perlu pemupukan, dan juga pengendalian hama penyakit.



A. Pemupukan



Sebaiknya pupuk yang digunakan adalah pupuk organik misalnya pupuk kompos, pupuk kandang atau pupuk bokashi yang menggunakan teknologi mikroorganisme 4 (EM4) atau simbal.



Ir. Joko Purnomosidi dari Dinas Pertanian DKI Jaya menyarankan agar buah tidak mudah rontok sebaiknya menggunakan KCL satu sendok teh atau sendok makan tergantung besar kecilnya pohon. Pemberian KCL sebaiknya setiap 5 sampai 6 bulan sekali.



Di perkotaan, pupuk kandang atau kompos harganya menjadi mahal. Kalau kita mau irit/berhemat, kita bisa membuatnya sendiri. Limbah dapur atau daun-daun kering bisa kita manfaatkan untuk pembuatan pupuk bokashi (lihat artikel resep bokashi).



Pupuk bokashi adalah hasil fermentasi bahan organik (jerami, sampah organik, pupuk kandang, dan lain-lain) dengan teknologi EM yang dapat digunakan sebagai pupuk organik untuk menyuburkan tanah dan meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman. Bokashi dapat dibuat dalam beberapa hari dan bisa langsung digunakan sebagai pupuk.



Pupuk Bokashi sangat benguna sebagai sumber pupuk organik yang siap pakai dalam waktu singkat. Bahan-bahannya juga mudah didapat dan sekaligus baik untuk kebersihan lingkungan karena memanfaatkan limbah pertanian atau limbah rumah tangga, seperti jerami, pupuk kandang, rumput, pupuk hijau, sekam, dan serbuk gergaji.



Kalau di daerah pedesaan, biasanya sampah atau kotoran hewan dimasukkan ke sebuah lubang. Kalau lubangnya sudah penuh, sampah dibakar dan sebagai pupuk. Dengan catatan, pupuk buatan kotoran hewan yang akan digunakan hendaknya sudah tidak berbau busuk. Dewasa ini di swalayan-swalayan banyak dijual pupuk kandang yang sudah kering, tidak berbau, dan steril. Dewasa ini masyarakat mulai banyak mempertimbangkan mengkonsumsi hasil panen yang Iebih sehat cara penanamannya, yakni yang menggunakan pupuk dan pengendalian hama alami. Meski lebih mahal tetap dibeli karena dirasa lebih aman dikonsumsi untuk kesehatan.



B. Pengendalian Hama



Saat ini banyak dijual racun pestisida yang menggunakan bahan kimia. Sayuran yang penampilannya tampak cantik, segar dan bersih kadang kala malah berbahaya untuk dikonsumsi, karena banyak menggunakan pestisida kimia. lni bisa membahayakan kesehatan. Hal yang perlu diperhatikan apabila kita terpaksa menggunakan bahan kimia harus benar-benar selektif agar tanaman yang kita usahakan tidak tercemar. Sebaiknya dua minggu sebelum masa panen jangan menggunakan obat/racun pestisida.



Ada satu masukan dari Suku Dinas Pertanian Jakarta Utara, yakni Bp. Memed Achmad, ahli pengendali hama penyakit tanaman. Untuk berkebun di rumah sebaiknya jangan menggunakan bahan kimia. Ditekankan pula jangan menggunakan furadan untuk membunuh hama yang ada di dalam tanah. Penggunaan furadan bisa mengurangi tingkat kesuburan tanah dan juga mencemari tanaman kurang lebih selama sebulan. Jadi, sebaiknya untuk tanaman sayuran tidak perlu digunakan furadan.



Dalam praktik, penulis menggunakan furadan enam bulan sekali atau kalau benar-benar terpaksa sekali untuk tanaman keras saja, seperti belimbing, jeruk, mangga, dan jambu air. Apabila kita menyebarkan furadan di sekitar tanaman, maka cacing, lipan atau uret yang ada di dalam tanah akan muncul ke permukaan dan mati. Bangkai-bangkainya jangan dibuang, namun kubur saja di sekitar tanaman karena bisa menjadi pupuk. Hasilnya ternyata belimbing dan jeruk saya berbuah lebat.



PEMANENAN DAN PASCAPANEN



Pemanenan sayuran biasanya dilakukan dengan sistem cabut akar (sawi, bayam, seledri, kemangi, slada, kangkung dan sebagainya). Apabila kita punya tanaman sendiri dan dikonsumsi sendiri akan lebih menghemat apabila kita potong daunnya. Dengan cara tersebut tanaman sayuran bisa bertahan lebih lama dan kita bisa panen berulang-ulang.



Selain tanaman sayuran dan obat-obatan, tanaman buah-buahan juga bisa ditanam secara vertikultur dengan wadah pot atau drum bekas dan rnenggunakan tangga berjenjang.



Secara teori tanaman buah yang disusun secara vertikultur tidak bisa menghasilkan buah yang maksimal. Untuk pasca panen kita bisa membuat aneka macam minuman, sirup dan selai. Apabila kita menanam tomat, selain bisa dibuat saus tomat, juga bisa dibuat minuman sari buah. Bila tomat dicampur belimbing, jadilah sari buah tobing (tomat dan belimbing) yang bergizi tinggi, juga sebagal obat penurun darah tinggi dan penurun kolestrol.



Belimbing wuluh yang sering terbuang-buang bila sedang berbuah lebat bisa kita buat manisan atau sirop segar. Beberapa kelompok tani di Jakarta yang sebagian besar anggotanya ibu-ibu rumah tangga, banyak yang berhasil membuat produksi pasca panen.



Ada pula yang berhasil memproduksi kapsul-kapsul tanaman obat dan kebun sendiri dan masyarakat di sekitarnya banyak yang terbantu dengan obat tradisional yang murah dan mujarab. Buah makuto dewo yang penampilannya seperti jambu bol dan buahnya nempel di pohon, kalau matang berwarna merah tua awalnya tidak diperhatikan, bahkan dibuang-buang karena tidak enak dimakan. Kini orang mulai memburu buah tersebut.



Kelemahan petani di daerah adalah penyimpanan dan pengolahan hasil pascapanen. Seringkali pula mereka tidak melihat dan mempertimbangkan pemasarannya. Juga petani sering ikut-ikutan. Begitu harga cabai mahal, semuanya menanam cabai. Akibatnya, hasil panen melimpah, harga anjlok dan petani merugi. Sebelum menanam sesuatu sebaiknya dipertimbangkan dulu situasi pasar. Untuk petani yang sukses, langkah mereka justru mencari pasarnya terlebih dulu baru menanam apa yang dibutuhkan pasar.



Upaya lain agar hasil Pasca Panen punya nilai lebih dan tahan lama hendaknya dilakukan pengolahan menjadi suatu produk yang mempunyai nilai lebih. Kelompok Wanita Tani Bunga Lili memanfaatkan buah-buah musiman untuk dijadikan sirup yang bisa bertahan kurang lebih 3 (tiga) bulan, juga sirup berkhasiat obat yang mulai digemari masyarakat. Bahan-bahannya memanfaatkan hasil panen petani yang dijual sangat murah, seperti jahe, sereh, daun pandan, daun jeruk dan lain-lain.

peluang bisnis durian

Peluang bisnis duriansangat bagus. Bahkan Indonesia memiliki varietas yang beragam dan berbuah sepanjang tahun. Dengan penanganan yang profesional dan dibantu oleh kemudahan-kemudahan dari pemerintah durian Indonesia mampu menguasai pasar dunia. Durian lokal memiliki keunggulan rasa yang khas. Meskipun banyak masuk durian import seperti dari thailand, durian lokal tetap memiliki penggemar tersendiri. Dengan pemilihan bibit yang unggul serta tehnik pemeliharaan yang baik menjadikan durian lokal mampu bersaing dengan durian mancanegara lainnya, sehingga sudah sepatutnya budidaya durian ini dijadikan peluang bisnis yang berprospek bagus.

durian Peluang Usaha Budidaya Durian

Tanaman durian termasuk famili Bombaceae sebangsa pohon kapuk-kapukan. Yang lazim disebut durian adalah tumbuhan dari marga (genus) Durio, Nesia, Lahia, Boschia dan oelostegia. Ada puluhan durian yang diakui keunggulannya oleh Menteri Pertanian dan disebarluaskan kepada masyarakat untuk dikembangkan. Macam varietas durian tersebut adalah: durian sukun (Jawa Tengah), petruk (Jawa Tengah), sitokong (Betawi), simas (Bogor), sunan (Jepara), otong (Thailand), kani (Thailand), sidodol (Kalimantan Selatan), sijapang (Betawi) dan sihijau (Kalimantan Selatan).

SYARAT TUMBUH

Iklim

Curah hujan untuk tanaman durian maksimum 3000-3500 mm/tahun dan minimal 1500-3000 mm/tahun. Curah hujan merata sepanjang tahun, dengan kemarau 1-2 bulan sebelum berbunga lebih baik daripada hujan terus menerus.

Intensitas cahaya matahari yang dibutuhkan durian adalah 60-80%. Sewaktu masih kecil (baru ditanam di kebun), tanaman durian tidak tahan terik sinar matahari di musim kemarau, sehingga bibit harus dilindungi/dinaungi.

Tanaman durian cocok pada suhu rata-rata 20-30 derajat C. Pada suhu 15 C durian dapat tumbuh tetapi pertumbuhan tidak optimal. Bila suhu mencapai 35 derajat C daun akan terbakar.

Media Tanam

1. Tanaman durian menghendaki tanah yang subur (tanah yang kaya bahan organik). Partikel penyusunan tanah seimbang antara pasir liat dan debu sehingga mudah membentuk remah.

2. Tanah yang cocok untuk durian adalah jenis tanah grumosol dan ondosol. Tanah yang memiliki ciri-ciri warna hitam keabu-abuan kelam, struktur tanah lapisan atas bebutir-butir, sedangkan bagian bawah bergumpal, dan kemampuan mengikat air tinggi.

3. Derajat keasaman tanah yang dikehendaki tanaman durian adalah (pH) 5-7, dengan pH optimum 6-6,5.

4. Tanaman durian termasuk tanaman tahunan dengan perakaran dalam, maka membutuhkan kandungan air tanah dengan kedalam cukup, (50-150 cm) dan (150-200 cm). Jika kedalaman air tanah terlalu dangkal/ dalam, rasa buah tidak manis/tanaman akan kekeringan/akarnya busuk akibat selalu tergenang.

Ketinggian Tempat

Untuk budidaya durian, dalam pemilihan lokasi budidaya ketinggian tempat untuk bertanam durian tidak boleh lebih dari 800 m dpl. Tetapi ada juga tanaman durian yang cocok ditanam diberbagai ketinggian. Tanah yang berbukit/yang kemiringannya kurang dari 15 kurang praktis daripada lahan yang datar rata.

Fantastis! Semangka 30 kg/Buah


Dwi Kartika M. Ghazalie saat panen G02 November 2012Dengan bobot empat kali semangka biasa, Citrulus lunatus itu pantas menyandang rekor buah terbesar dari Museum Rekor Indonesia (MURI).

Pisang Emas



Pisang terbahagi ke dalam dua golongan utama, iaitu untuk masakan dan untuk dimakan segar. Antara jenis-jenis untuk masakan ialah pisang tandok, nangka dan raja; manakala antara jenis-jenis yang terkenal untuk dimakan segar ialah pisang mas, berangan, rastali dan embun.
Pisang mas mempunyai ciri-ciri istimewa yang memungkinkan ianya dipasarkan ke luar negeri. Jenis ini mudah diusahakan, tahan terhadap Penyakit Panama (Penyakit utama tanaman pisang), dan cepat mengeluarkan hasil (9—11 bulan). Buahnya sangat sesuai untuk dimakan sebagai “pencuci mulut”. Isinya yang manis, harum dan bertekstur halus sangat disukai pengguna.
Pokoknya rendah hingga sederhana tingginya, iaitu antara 2.0—2.5 meter tinggi. Batang palsu (pseudostem) dan pelepah (petioles) berwarna hijau kekuningan.
Ukuran tandannya di kira kecil, berat purata antara 8—12 kilogram dan mempunyai 5—6 sikat. Biasanya setiap sikat mempunyai 15—18 bij’i buah dengan ukuran panjang 9—11 cm dan garispusat 3—4 cm.
Buah pisang mas berkulit nipis dan berwarna kuning bila masak. Isinya pula berwarna kuning keemasan, lembut dan manis.
Jangka masa menanam hingga mengutip hasil adalah antara 9—11 bulan.

Tanaman Manggis



Pokok manggis mempunyai ketinggian yang tidak melebihi dari 12 meter. Batangnya berwarna perang kemerahan manakala daunnya berwarna hijau tua dan berkilau apabila terkena cahaya matahari. Daunnya berbentuk bulat panjang, akuminat, tebal, keras dan 15 hingga 25 cm panjang. Bunganya adalah hermafrodit. la mempunyai petal yang lembut dan sepal yang bentuknya hampir bulat dan rata. Lebar bunga adalah 5 cm. Bunganya tumbuh sendirian atau berpasangan. Jumlah stamennya adalah banyak berbanding dengan ovarinya yang hanya 4 ke 8 sel dengan stigma.
Buah manggis mempunyai rasa yang manis. Bentuknya bulat dan licin. Kulitnya berwarna merah-ungu, keras, tebal dan kuat. Isinya berwarna putih berjumlah 5 ke 7 ulas. Buah manggis ini berukuran 3.8 cm hingga 7.6 cm garispusat dan kulitnya setebal 6 mm.

Pokok manggis boleh hidup dengan baiknya di kawasan tanah rendah tropika. la memerlukan suhu yang tinggi dan keadaan yang lembab.
Pokok manggis berbuah setelah 6 hingga 8 tahun ditanam. la berbuah 2 kali setahun. Purata hasil yang diperolehi bagi pokok yang berumur 7 tahun ialah 60 biji buah sepokok. Hasil akan meningkat hingga ke 1,800 biji buah sepokok pada tahun ke-21.

Kematangan buah boleh dilihat melalui perubahan warna buahnya. Buah manggis mula matang apabila bintik berwarna kemerahan terbentuk pada kulit buah. Seterusnya ia akan bertukar menjadi warna unggu kemerahan kemudian diikuti warna merah sepenuhnya dan akhir sekali merah gelap atau hitam. Penuaian hasil untuk eksport sesuai dibuat bila bintik-bintik kemerahan mula terbentuk. Pada peringkat ini buah boleh disimpan lama dan sesuai untuk pasaran jauh.

Teknik Penuaian

Bush manggis yang terbentuk berpisah antara satu di hujung dahan membuatkan penuaiannya menjadi susah. Semasa memetik buah, jangan biarkan buah terjatuh di atas tanah kerana buah yang tercedera akan menjadi keras. Isi buah juga akan rosak dan bertukar warna daripada putih menjadi perang. Selain daripada itu getah buah juga akan meleleh keluar dari kulit buah yang telah pecah.

Cara yang biasa digunakan untuk memetik buah ialah menggunakan galah. Galah tersebut hendak mempunyai bekas di hujungnya yang boleh menahan buah daripada jatuh. Galah yang mempunyai jaring lebih praktikal untuk kegunaan secara komersil. Galah tersebut ditolak dan buah akan jatuh ke dalam jaring.

Tanaman Pegaga



Di Malaysia, pegaga amat popular di kalangan tiga kaum utama negara ini iaitu Melayu, Cina dan India. Bagi kaum Melayu, ia di makan secara segar sebagai ulam, bagi kaum Cina digunakan sebagai minuman penyejuk badan, manakala bagi kaum India, digunakan sebagai tonik kecerdasan minda. Di Madagaskar pegaga dikeringkan, dikisar dan digunakan untuk merawat penyakit kusta, asma, sifilis, bronkitis dan luka-luka kulit. Kini pegaga banyak digunakan sebagai ramuan dalam penyediaan ubat-ubatan dan kosmetik di negara-negara Eropah, Amerika Syarikat dan Jepun.

Selain itu pegaga boleh digunakan secara segar sebagai ulam atau diambil air rebusan akar dan daun. la juga telah dijadikan teh herba, minuman tenaga kordial atau diekstrak bahan aktifnya untuk dijadikan pil dan krim.

Pegaga juga boleh hidup di kebanyakan jenis tanah asalkan tanah itu tidak terlalu berpasir atau terlalu liat. Untuk tanaman secara komersial, tanah yang gembur adalah lebih baik untuk memudahkan kerja-kerja memungut hasil. Tanah yang baik ialah tanah yang gembur, subur dan mempunyai bahan organik yang tinggi serta mempunyai saliran yang baik.

Sebelum penanaman, batas-batas tanaman disediakan sama ada seeara manual atau menggunakan bajak putar (rotoridger). Lebar batas iaitu 1.5 m di bahagian bawah manakala lebar permukaan atas batas di antara 1.0 – 1.2 m. Panjang batas adalah mengikut keperluan dan keluasan ladang.

Jarak tanaman yang sesuai ialah 20 cm di antara baris dan 20 cm di antara pokok dalam baris.

Air yang mencukupi adalah penting untuk pertumbuhan dan hasil yang baik. Pegaga mempunyai akar yang cetek dan pengairan adalah paling kritikal dalam masa 2 minggu pertama selepas ditanam di ladang. la perlu disiram setiap hari sekiranya tiada hujan. Penyiraman boleh dikurangkan kepada 2-3 hari sekali selepas 2 minggu. Sistem pengairan renjis berputar mikra adalah sesuai untuk tanaman pegaga.

zwani.com myspace graphic comments